Fungsi Round
- Setahu saya, fungsi Round dalam Excel adalah fungsi yang paling banyak dipakai oleh pengguna software office automation. Sintaks formula ini adalah =ROUND(number,number of digits), number berarti bilangan/angka (yang bisa merupakan angka atau formula/rumus) dan “number of digits” adalah angka dibelakang decimal yang dikehendaki. Sebagai contoh, =ROUND(1/8,2) akan menghasilkan 0.13. Rumus ini banyak berguna dalam bidang keuangan terutama nilai transaksi.
|
Rumus |
Hasil |
|
| =ROUND(234/8,2) | 29.25 | |
| =ROUND(234/8,0) | 29 | |
| =ROUND(234/8,-1) | 30 | |
Catatan, jika ingin membulatkan ke puluhan, ratusan atau ribuan dan seterusnya mana, parameter ke dua dalam fungsi round adalah “angka negative”. Sebagai contoh -2 dalam contoh pembulatan 1000 dibagi 3 yaitu =ROUND(1000/3,-2), hasilnya adalah nilai 300.
Fungsi RoundUp dan RoundDown
- Jika anda ingin membulatkan ke atas sebuah angka/ atau hasil perhitungan rumus (kecuali 0 tentunya). Maka anda perlu menggunakan Fungsi Roundup Function. Perintahnay adalah =ROUNDUP(number,number of digits). Dengan perintah yang mirip dengan fungsi Round, maka hasil dari =ROUNDUP(1/3,0) adalah 1. Sedangkan fungsi =ROUND(1/3,0) akan menghasilkan 0.
- Jika anda menginginkan pembulatan angka/ hasil perhitungan ke bawah, maka gunakan fungsi Rounddown Function. Perintahnya adalah =ROUNDDOWN(number,number of digits). Sama dengan fungsi Round maupun RoundUp maka parameter “number of digits” dapat merupakan angka negative.
- Kemampuan Excel untuk membulatkan ke atas ( atau ke bawah) ini sangatlah berguna, namun bagaicaranya jika anda ingin membulatkan ke sen atau rupiah terdekat?. Excel memiliki kemampuan ini yaitu Fungsi Ceiling dan Floor. Perintahnya adalah =CEILING(number,multiple) and =FLOOR(number,multiple). “number” adalah angka atau hasil perhitungan yang akan dibulatkan dan “multiple” adalah sen atau rupiah yang terdekat. =CEILING(10/3,0.05) hasilnya 3.35; dan =CEILING(10/3,0.5) hasilnya 3.5
- Sedangkan =FLOOR(10/3,0.05) akan menghasilkan 3.30.; dan . =FlOOR(10/3,0.5) akan menghasilkan 3.0
- Catatan: Parameter “multiple” tanda harus sama dengan parameter “number”, Anda tidak dapat menggunakan =CEILING(-2,0.10).
-
Jika anda ingin membulatkan sebuat angka ke angka genap atau ganjil terdekat makan Excel memiliki fungsi Even and Odd. Perintahnya adalah =EVEN(number) dan =ODD(number), dimana “number” adalah angka atau hasil perhitungan yang akan anda bulatkan.
-
Fungsi Int dapat dipergunakan untuk membulatkan angka/hasil perhitungan ke bawah ke angka integer terdekat. Perintahnya =INT(number), parameter “number” adalah angka (atau sel) yang akan dibulatkan ke bawah ke sebuah angka integer.
Fungsi ABS ()
-
Fungsi Absolut akan menghasilkan nilai absolute dari sebuah angka (atau rumus). Perintahnya =ABS(number). Contoh =ABS(-2) dan =ABS(2) keduanya akan menghasilkan nilai 2.
Fungsi Countif
-
Fungsi Countif dapat digunakan untuk menghitung jumlah sel dalam sebuah range yang memenuhi criteria yang anda tetapkan. Perintahnya adalah =COUNTIF(range,criteria), dimana “range” adalah area sel yang akan anda hitung dan “criteria” adalah syarat yang anda tetapkan sebagai dasar bahwa sel itu termasuk dihitung atau tidak. “criteria” dapat berupa angka, pernyataan, atau teks. Pernyataan atau teks harus diberi tanda petik (“…”).
Fungsi RAND()
-
Untuk membangkitkan angka acak (random), Excel memiliki dua function yaitu Fungsi Rand dan Fungsi Randbetween. Fungsi Rand akan membangkitkan angka acak (random) antara 0 sampai dengan 1. Rumusnya adalah =RAND().
Sedangkan fungsi Randbetween dapat dipergunakan untuk membangkitkan angka acak dengan batas atas dan batas bawah yang dapat anda tentukan sendiri. Rumusnya adalah =RANDBETWEEN(bottom,top). Untuk “bottom” isi angka integer terkecil dan “top” diisi angka integer terbesar sebagai batas atas dan bawah angka random yang diinginkan. Akan tetapi, fungsi ini hanya akan muncul jika the Analysis Toolpak telah diinstall dan diaktifkan Sebagai tambahan fungsi ini hanya menghasilkan angka integer saja, jadi bila ingin angka yang tidak integer makan gunakan fungsi Rand dan kalikan dengan akang tertentu misalnya (=RAND()*12).

MENGAPA JIKA 2.5 DIBULATKAN DENGAN CEILING DIBULATKAN 1 MENJADI 3.JIKA 2 MENJADI 5,KALAU 3 MENJADI 3 DAN 4 MENJADI 4
Cieling adalah pembulatan ke atas jadi kalau 2.5 dibulatkan dengan signifikansi 1 maka menjadi angka integer di atas 2.5 yaitu 3
Angka bulat di atas angka tersebut, ke angka signifikansinya. Jadi kalau signifikansinya
2.5 dng Signifikansi 2 akan menjadi 4
2.5 dng Signifikansi 3 akan menjadi 3
2.5 dng Signifikansi 4 akan menjadi 4
2.5 dng Signifikansi 100 akan menjadi 100
Pada saat dibulatkan ke signifikansi 2 ada sedikit kesalahan pembulatan karena memang designnya tidak pernah orang membulatkan angka yang kecil ke satuan yang lebih besar. Sebenarnya pembulatan ke 1 adalah signifikansi maksimum untuk angka dibawah 10.
Syntax
CEILING(number,significance)
Number is the value you want to round.
Significance is the multiple to which you want to round.
untuk pembulatan ke bawah menggunakan fungsi INT(), apakah ada fungsi yg secara otomatis melakukan pembulatan ke atas jika hasil nya melebihi 0.5??
contoh : jika nilai 7.2 hasilnya menjadi 7
jika nilai 7.8 hasilnya menjadi 8
karena memang seharusnya nilai matematikanya seperti itu
terima kasih sebelumnya.
saya membulatkan angka dengan fungsi int(……..)…dengan pembulatan kelipan 100, tetapi ketika rumus saya kopi kebawah, semua saldo angka saya yang berjumlah “0″ menjadi 100 juga…ada solusi enggak ya biar rumus tersebut bisa mempertimbangkan multy variabel, ataukah ada rumus fungsi yang lain?
Untuk membulatkan harus memakai fungsi ROUND(angkanya,digitnya). Misalnya angkanya 12123 maka dengan Round(12123,-2) akan menjadi 12100
lihat http://excel.aurino.com/?p=611
Pembulatan seharusnya menggunakan fungsi round()
=FLOOR(($E$12+B$7+(B$8*$E$12)-$A8)*(1+B$9)/B$13,1000)+1000
yang tidak saya mengerti
(1+b$9)truz b$13, 1000 dan +1000
maksudndnya apa…??
mohon bantuannya
1+b$9 agar kalau dicopy kolom berganti tapi barisnya tidak
b$13 juga demikian
,1000 berarti berarti pembulatan ke ribuan dibawahnya misal 1200 menjadi 1000
kemudian ditambah 1000 sehingga 1200 menjadi 2000
tapi sebaiknya pakai fungsi ceiling() jadi nggak usah ditambah 1000
ada yang tau maksutnya matematika dalam excel? terimakasih kalo ad ayg jawab
tolong buatkan rumus , jika rata2 range a1:a3 >=6 dan b5>=6 kondisi “ya”, “tidak
Mas… pakai IF dan AND. jadi rumusnya adalah =IF(AND(O17>=6,P17>=6),”LULUS”,”TIDAK LULUS”).
Artinya kalau nilai di O lebih besar dari 6 dan Nilai P lebih besar dari 6 maka Lulus. Jika salah satu tidak memenuhi kriteria maka Tidak Lulus
Contoh
O P Hasil AND Hasil OR
4 7 TIDAK LULUS LULUS
5 7 TIDAK LULUS LULUS
6 7 LULUS LULUS
7 7 LULUS LULUS
7 6 LULUS LULUS
7 5 TIDAK LULUS LULUS
7 4 TIDAK LULUS LULUS
Kalau mau salah satu memenuhi kriteria dikatakan Lulus maka AND diganti OR
jadi =IF(OR(O17>=6,P17>=6),”LULUS”,”TIDAK LULUS”)
TOLONG KOREKSI RUMUS INI
=IF(O17>=6,IF(P17>=6,”LULUS”,”TIDAK LULUS”))
SEBAB KALAU 017 TIDAK MEMENUHI KRITERIA YANG MUNCUL PERNYATAAN FALSE,
BAGAIMANA CARA MENGGANTI FALSE DENGAN PERNYATAAN TIDAK LULUS, MAKASIH
Mas… pakai IF dan AND. jadi rumusnya adalah =IF(AND(O17>=6,P17>=6),”LULUS”,”TIDAK LULUS”).
Artinya kalau nilai di O lebih besar dari 6 dan Nilai P lebih besar dari 6 maka Lulus. Jika salah satu tidak memenuhi kriteria maka Tidak Lulus
Contoh
O P Hasil AND Hasil OR
4 7 TIDAK LULUS LULUS
5 7 TIDAK LULUS LULUS
6 7 LULUS LULUS
7 7 LULUS LULUS
7 6 LULUS LULUS
7 5 TIDAK LULUS LULUS
7 4 TIDAK LULUS LULUS
Kalau mau salah satu memenuhi kriteria dikatakan Lulus maka AND diganti OR
jadi =IF(OR(O17>=6,P17>=6),”LULUS”,”TIDAK LULUS”)
minta tolong saya punya data misal 25002, data tersebut di bagi 24. Jika hasilnya bilangan asli (0 atau 1 atau 2 dst) maka ditulis “data lolos” jika hasilnya bilangan desimal ( angka dan koma) maka ditulis “cek lagi”. Pakai fungsi apa ya?. Thank’s
Rumus yang dipakai =IF(MOD(A1,B1)=0,”Data Lolos”, “check Lagi”)
Contoh
24000 24 Data Lolos
25006 24 check Lagi
25007 24 check Lagi
25008 24 Data Lolos
25009 24 check Lagi
25032 24 Data Lolos
Thankyou terimakasih artikel ini sangat membantu saya
kalau arti dari < > itu apa? terimakasih
*
arti <>
adalah tidak sama denganComparison operators You can compare two values with the following operators. When two values are compared by using these operators, the result is a logical value either TRUE or FALSE.